Biografi
Biografi Dato Tenas Effendy
Tenas Effendy lahir di Kuala Panduk, Pelalawan, pada
tanggal 9 November 1936. Ayah beliau Tengku Sayed Umar Muhammad adalah
sekretaris dari Sultan Hasyim dari Kesultanan Pelalawan. Sejak kecil, beliau sudah terbiasa hidup dalam
lingkungan budaya Melayu yang kental serta adat istiadat istana yang begitu
kuat. Kondisi ini telah mendorongnya untuk belajar memahami dan kemudian
menulis tentang kebudayaan Melayu. Ia memulai dari menulis kembali
pantun-pantun, Petata-petitih, Ungkapan, Syair, Gurindam, dan segala macam yang
berkenaan dengan kebudayaan Melayu. Sebagai seorang sastrawan, Tenas Effendy
telah banyak membuat buku dan makalah, baik untuk simposium, lokakarya,
diskusi, maupun seminar, yang berhubungan dengan Melayu, seperti Malaysia,
Brunei, Singapura, Thailand Selatan, Filipina Selatan, sampai Madagaskar.
Effendy sangat menjunjung tinggi dan amat peduli dengan kemajuan dan
perkembangan kebudayaan Melayu.
Tenas Effendy pertama kali menulis tentang
kebudayaan pada tahun 1952. Pada saat itu ia masih belajar di sebuah perguruan
di Bengkalis. Ketertarikan dan minatnya terhadap kebudayaan Melayu tidak
terlepas dari keluarganya yang mencintai adat istiadat Melayu, neneknya adalah
seorang pembaca syair yang terkenal pada masanya. Selain pandai membaca syair,
neneknya juga pandai dalam menenun, menekat pakaian-pakaian tradisional
kerajaan Melayu di Pelalawan. Sejak
masa kanak-kanak Tenas Effendy sudah akrab dengan adat istiadat Melayu, sudah
menjalani adab dan etika Melayu dalam kehidupan sehari-hari, maka ada semacam
kekhawatiran ketika ia melihat, begitu banyak nilai luhur tata pergaulan Melayu
sudah tidak lagi diperhatikan masyarakat. Menyadari hal tersebut, ia berusaha
mencatat, mengumpulkan kembali, menghimpun melakukan kajian-kajian dan membuat
penelitian tentang kebudayaan Melayu dalam bentuk apa saja. Menyadari bahwa kekayaan khazanah kebudayaan Melayu
begitu berlimpah dan masih terlalu banyak yang belum dapat dikumpulkannya, ia
mendirikan Tenas Effendy Foundation, sebuah lembaga yang berusaha memberi
bantuan pada para peneliti atau siapapun yang berminat melakukan penelitian
terhadap berbagai aspek kebudayaan Melayu. Hasil usahanya dalam rentang waktu
tersebut, antara lain, setumpuk buku yang diterbitkan di dalam dan luar negeri.
Sampai kini, Tenas sedikitnya telah menulis 70-an buku dan ratusan makalah yang
dibawakan dalam berbagai pertemuan budaya di dalam dan di luar negeri, seperti
Belanda, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand adalah beberapa
negara yang kerap mengundangnya untuk berceramah disana. Dewan Bahasa dan
Pustaka Malaysia, mengundangnya sebagai penulis tamu. Sejumlah bukunya, juga diterbitkan Dewan Bahasa dan
Pustaka, Malaysia. Mengingat buku-buku yang ditulis Tenas Effendy menyentuh
berbagai aspek kebudayaan Melayu, maka dari 70-an buku yang dihasilkannya itu,
hampir separuhnya digunakan sebagai semacam buku pegangan, baik untuk kalangan
pelajar dan mahasiswa, maupun untuk masyarakat umum sebagai bahan pendidikan
dan tata pergaulan dalam keluarga. Bahkan, sebagian besar Pemda Kabupaten di
Propinsi Riau dan Kepulauan Riau, menempatkan buku-buku yang ditulis Tenas
Effendy sebagai semacam buku wajib untuk para pegawai Pemerintah Daerah.
Ia tidak sekedar ditempatkan sebagai budayawan
yang mumpuni, tokoh adat yang kharismatik, tetapi juga kerap mengundangnya
dalam kaitannya dengan kebijakan yang akan disusun dan dijalankan pemda. Tidak
jarang pula, Tenas terpaksa harus menyelesaikan persoalan-persoalan
kemasyarakatan. Sebagai tokoh masyarakat, Pak Tenas panggilan akrabnya terlibat
pula dalam berbagai aktivitas organisasi kemasyarakatan, baik sebagai ketua,
penasihat, maupun pengurus. Yang dilakukan Tenas Effendy tidak sekadar
mengumpulkan dan mendokumentasikan segala yang berkaitan dengan khazanah
kesusastraan Melayu tapi juga memunculkan kesadaran bahwa kesusastraan adalah
salah satu bagian dari sebuah mesin raksasa yang bernama kebudayaan. Sambil
mencoba menafsirkan dan memaknai kandungan filosofis di balik khazanah
kesusastraan Melayu, ia juga menerjemahkan dan membuka tabir makna berbagai
benda budaya.
Semasa hidupnya, Dato Tenas aktif dalam
berbagai organisasi, di antara lain:
Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (2000–2005),
Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Pelalawan
(2000–wafat),
Pembina Lembaga Adat Petalangan (1982–wafat),
Penasihat Paguyuban Masyarakat Riau
(2001–wafat).
Adapun di antara beberapa karya tulis beliau
berupa buku antara lain adalah:
Upacara Tepung Tawar (1968),
Lancang Kuning dalam Mitos Melayu Riau (1970),
Seni Ukir Daerah Riau (1970),
Tenunan Siak (1971),
Kesenian Riau (1971),
Hulubalang Canang (1972)
Raja Indra Pahlawan (1972),
Datuk Pawang Perkasa (1973),
Tak Melayu Hilang di Bumi, (1980),
Lintasan Sejarah Kerajaan Siak, (1981),
Hang Nadim, (1982),
Upacara Mandi Air Jejak Tanah Petalangan,
(1984),
Ragam Pantun Melayu, (1985),
Nyanyian Budak dalam Kehidupan Orang Melayu,
(1986),
Cerita-cerita Rakyat Daerah Riau, (1987),
Bujang Si Undang, (1988),
Persebatian Melayu, (1989),
Kelakar Dalam Pantun Melayu, (1990)
Semasa hidupnya pula, beliau banyak
mendapatkan pernghargaan seperti:
Juara 1 Mengarang Puisi Pada Pekan Festival
Karya Budaya Dana Irian Jaya, (1962),
Juara 1 Pementasan Drama Klasik Pada
Pementasan Drama Klasik Festival Dana Irian Jaya, (1962),
Budayawan Pilihan Sagang (1997),
Tokoh Masyarakat Terbaik Riau 2002 versi
Tabloid Intermezo Award (2002),
Penghargaan Madya Badan Narkotika Nasional,
Jakarta (2003),
Anugerah Seniman dan Budayawan Riau Pilihan
Lisendra Dua Terbilang (LDT)-UIR (2004),
Anugerah Gelar Sri Budaya Junjungan Negeri,
Bengkalis, (2004),
Tokoh Budayawan Riau Terfavorit (2005),
Anugerah Budaya; Walikota Pekanbaru, (2005),
Tokoh Pemimpin Adat Melayu Serumpun, (2005),
Doktor Persuratan dari Universitas Kebangsaan
Malaysia, (2005),
Penghargaan dari Persatuan Mahasiswa Riau
Malaysia, (2005),
Anugerah Akademi Jakarta (2006)
Anugerah Sagang untuk kategori Budayawan
Terbaik Sagang (1977)
Dato Tenas Effendy wafat pada hari Sabtu
tangga 28 Februari 2015 sekitar pukul 00.25 Wib di Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Dato Tennas meninggal setelah sempat dirawat
selama 14 jam di RSUD Arifin Achmad sejak pukul 11.00 Wib, Jumat (27/2/2015).
Biografi William Shakespeare
Nama Lengkap : William
Shakespeare
Tanggal Lahir : 26 April 1564
Tempat Lahir
: Stratford-upon-Avon, Warwickshire, Inggris
Kewarganegaraan : Inggris
Orang tua : John Shakespeare
dan Mary Aden
William Shakespeare lahir pada tanggal 26 April 1564 diStratford-upon-Avon, Warwickshire, Inggris. Shakespeare merupakan putra dari
pasangan John Shakespeare dan Mary Aden. Ia merupakan anak dari seorang
pengusaha sukses pembuatan sarung tangan. Shakespeare
tidak mengikuti jejak ayahnya sebagai pengusaha melainkan ia tertarik untuk
menjadi seorang sastrawan. Pada zaman itu, sekolah umum baru dimulai di
Inggris. Sebelumnya, hampir semua anak tidak tahu cara membaca dan menulis,
mereka hanya belajar suatu keterampilan atau bertani.
Shakespeare pergi ke salah satu sekolah umum yang baru ini. Ia
belajar Latin, yang merupakan bahasa semua kaum terpelajar, tidak peduli dari
negara mana mereka berasal. Dari London ke Lisbon, dari Aleksandria ke
Konstantinopel, dari Tunis ke Yerusalem. Shakespeare
bersekolah di sekolah umum setempat. Di sana ia belajar membaca, menulis dan
berbahasa Latin. Setelah ia cukup mahir berbahasa Latin, ia kemudian membaca
buku karya penulis dan filusuf dari Yunani Kuno dan Romawi. Beberapa
kisah-kisah ini menjadi inspirasi karya-karya dari Shakespeare. The Golden Ass
karya Apuleius, menginspirasikan karya Shakespare berjudul "A Midsummers
Nigh't Dream".
Pada zaman Elizabeth I saat memerintah Inggris hampir selama hidup
Shakespeare. Pada zaman tersebut tidak ada peperangan. Perdagangan berkembang.
London menjadi kota yang padat, ramai, dan penuh dengan peluang. Rumah-rumah
sandiwara dibangun di London seperti teater-teater tersebut adalah tempat yang
populer yang dikunjungi masyarakat.
Shakespeare hidup di zaman Renaisans yang mempunyai arti, yaitu
"kelahiran kembali" yang terjadi pada abad ke-15 hingga abad ke-17 di
Eropa. Pada zaman tersebut terdapat gerakan kebangkitan minat terhadap seni,
musik, dan arsitektur.
Pada zaman tersebut mereka mulai memahami kekuasaan dan posisi
pemerintahan diciptakan oleh manusia, bukan ditentukan oleh Tuhan sejak
lahirnya. Mereka menyadari bahwa kekristenan bukanlah satu-satunya agama di
dunia. Dan karena banyak di antara mereka mulai dapat membaca, maka banyak juga
yang tidak ingin tinggal di kelas sosial tempat mereka dilahirkan. Banyak petualang Renaisans menggunakan cara mereka sendiri-sendiri
untuk mencari rezeki dan mengembangkan kehidupan mereka. Shakespeare adalah
salah satu dari orang-orang tersebut. Pada tahun 1590, William Shakepseare
mengokohkan dirinya sebagai seorang penulis sandiwara dan aktor di London. Ia
juga memiliki bagian dari rumah sandiwara tempat ia dan teman-temannya bermain
yang merupakan sumber utama penghasilannya.
Teater Globe
Shakespeare menjadi orang teater yang sangat populer, dan sangat
kaya. Ratu Elizabeth I sangat menyukai karya-karyanya, begitu pula dengan Raja
James I, penerusnya. Pada pemerintahan James I, Shakespeare dan kawan-kawan
terkenal dengan sebutan "Orang-orang Raja" karena Raja James I adalah
pengunjung mereka yang spesial.
Shakespeare dan orang-orang Raja bermain di istana kerajaan, di
teater Globe dan di rumah sandiwara mereka, dan teater Blackfriars. Untuk
mendapatkan lebih banyak uang, mereka juga mengadakan tur keliling Inggris,
terutama pada saat-saat wabah penyakit menjangkit Inggris.
Teater-teater zaman Elizabeth merupakan bangunan kayu yang
bertingkat-tingkat. Para penonton duduk di ketiga sisi atau berdiri di tengah-tengah
lantai. Bagian tengah teater terbuka atapnya karena pada zaman itu belum ada
penerangan buatan. Ribuan orang berjejalan di teater untuk pertunjukan sore
hari. Para penonton berteriak-teriak di belakang para aktor. Teater Globe
adalah tempat yang padat pengunjung, bising, dan berjejal-jejalan.
Di Globe Teater ini Shakespeare banyak menulis karya-karya drama
terbesarnya.
Biografi Michelangelo
Michelangelo. Bukan kepalang
briliannya selaku pelukis, pemahat dan arsitek, meninggalkan hasil karya yang
mempesona tiap orang yang melihatnya selama lebih dari empat abad. Karyanya
secara mendalam mempengaruhi perkembangan seni lukis dan pahat Eropa
sesudahnya. Lahir di
Caprese, Itali tahun 1475, kira-kira empat puluh mil dari Florence. Dari kecil
bakatnya sudah tampak jelas, dan di umur tiga belas dia magang pada pelukis
kenamaan Shirlandaio di Florence. Setahun sesudah itu dia tinggal di istana
Medici milik Lorenzo, penguasa Florence yang bertindak selaku pelindungnya.
Sepanjang kariernya bakat besar Michelangelo tak diragukan lagi.
Dia sering sekali dipercaya baik oleh para Paus
maupun tokoh duniawi merancang dan membuat karya seni. Meski dia tinggal di
banyak tempat, sebagian terbesarnya dihabiskan di Roma dan Florence. Meninggal
dunia di Roma tahun 1564, tak lama sesudah usianya lewat delapan puluh sembilan
tahun. Setua itu, tak sekalipun pernah kawin. Kendati dia tidak segenius Leonardo da Vinci angkatannya yang lebih tua,
keserbabisaan dan kebolehan Michelangelo tetap amat mempesona. Dialah satu-satunya
seniman, mungkin satu-satunya orang, yang sanggup mencapai puncak prestasi
dalam dua bidang yang berbeda satu sama lain. Selaku pelukis dia berada hampir
di puncak, baik dari segi kualitas keindahan karyanya maupun pengaruhnya
terhadap pelukis-pelukis yang datang belakangan. Fresko besar yang menghiasi
dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan --tidak bisa tidak-- kreasi seni
terbesar sepanjang jaman. Tetapi, Michelangelo sendiri menganggap dirinya
pertama-tama seorang pemahat, dan banyak kritikus yang menganggapnya pemahat
terbesar yang pernah hidup. Patung "Daud" dan "Musa"-nya
--misalnya-- dan "Pieta" yang mashur merupakan hasil karya seni yang
tak terlampaui. Michelangelo juga seorang
arsitek besar. Salah satu hasil kerja besarnya di bidang ini adalah rancangan
gereja Medici di Florence. Selama beberapa tahun dia juga jadi kepala arsitek
gereja St. Peter di Roma.
Micheangelo banyak membikin sajak selama
hidupnya, sekitar 300 sajak dapat ditemukan. Soneta-sonetanya dan sajak-sajak
lain diterbitkan sesudah matinya. Kesemua sajak-sajaknya itu mencerminkan jelas
corak kepribadiannya, dan Michelangelo memang menunjukkan dirinya penyair
berbakat.
Seperti halnya saya
jelaskan dalam artikel tentang Shakespeare, saya percaya bahwa seni dan para
seniman pada umumnya tidaklah begitu banyak pengaruhnya kepada sejarah
kemanusiaan dan kehidupan mereka sehari-hari. Atas dasar itulah Michelangelo --tanpa
menyisihkan pengakuan atas kehebatannya selaku seniman genius-- tampil dalam
daftar urutan buku ini lebih rendah ketimbang para ilmuwan dan penemu, kendati
mereka itu tidak begitu masyhur jika dibandingkan Michelangelo.
Biografi Ratu
Elizabeth I
Ratu Elizabeth I adalah ratu Inggris yang memerintah
selama 45 tahun (1558 – 1603). Ia di anggap ratu paling terkemuka. Di bawah
pemerintahannya Inggris mencapai masa kemakmuran ekonomi, kemajuan bidang
kesusastraan, dan kekuatan militer. Inggris memiliki armada laut paling kuat di
dunia. Bahkan Persemakmuran Virginia, bekas koloni Inggris di Amerika Utara
yang saat ini menjadi salah satu dari 13 negara bagian pertama Amerika Serikat, dinamakan sesuai
dengan julukan Elizabeth I, "the Virgin Queen".
Lahir di Greenwich, Inggris, 7
September 1533 dan meninggal 24 Maret 1603 pada umur 69 tahun di Richmond,
Inggris. Selama hidupnya ia tidak pernah menikah hingga dijuluki Virgin Queen.
Elizabeth I adalah penguasa monarki keenam dan terakhir dari dinasti Tudor.
Ayahnya, Raja Henry VIII dan Ibunya Anne Boleyn. Anne Boleyn di hukum mati saat
Elizabeth I berusia 3 tahun karena tuduhan pengkianatan terhadap raja. Pada
1558 saudara tirinya Mary yang beragama Katolik Roma memenjarakan dirinya
selama hampir 1 tahun karena diduga membela pemberontakan Protestan.
Pada usia 13 tahun tepatnya tahun 1547,
ayahnya Henry VIII tutup usia. Saudara tiri Elizabeth Edward VI, naik tahta dan
berkuasa antara tahun 1547 - 1553. Saat itu terjadi konflik antara kelompok
protestan dan katholik Roma. Edward VI ternyata lebih mendukung golongan
protestan. Namun setelah Ratu Mary naik tahta, kerajaan Inggris kembali
mendukung katholik roma dan mendukung kepausan. Golongan Protestan kemudian
ditindas dan banyak pengikutnya dihukum mati. Elizabeth I juga di tahan di
menara London oleh Ratu Mary yang terkenal ratu diktaktor. Ratu Mary tutup usia
tahun 1558 dan digantikan Elizabeth yang berumur 25 tahun. Di bawah
kepemimpinannya Inggris mengalami masa pencerahan kejayaan dan kemakmuran.
Dalam masa pemerintahannya, Ratu
Elizabeth I mengalami berbagai masalah antara lain; krisis hubungan bilateral
dengan Skotlandia dan Spanyol, Kondisi perekonomian dan keuangan pemerintah
yang mengalami krisis dan perpecahan agama di masyarakat Inggris. Untuk
mengatasi perpecahan agama, ratu Elizabeth I mengesahkan UU tentang supremasi
dan persamaan tahun 1559 dengan menetapkan Aglican sebagai agama resmi Inggris.
UU ini berhasil meredam perpecahan antar agama.
Dalam bidang politik luar negeri, ia
terkenal tokoh yang cermat, luwes, dan berpandangan jauh. Awal tahun 1560 dia
mengadakan "Perjanjian Edinburgh" yang menjamin penyelesaian damai
konflik dengan Skotlandia. Pertentangan dengan Prancis juga berakhir dengan
hubungan kedua Negara semakin membaik. Namun Inggris terlibat pertentangan
dengan Spanyol. Elizabeth berusaha menghindari perang, tetapi buat Katolik
militan Spanyol abad ke-16, perang antara Spanyol dengan Protestan Inggris
sulit terelakkan. Pemberontakan di Negeri Belanda melawan penguasa Spanyol merupakan
faktor pembantu: pemberontak Belanda umumnya penganut Protestan dan tatkala
Spanyol menggenjot pemberontak, Elizabeth membantu Negeri Belanda, meskipun
sebenarnya Elizabeth pribadi tak punya gairah berperang. Umumnya rakyat Inggris
seperti juga para menteri dan parlemen lebih bernafsu angkat senjata daripada
Elizabeth. Karena itu, ketika perang dengan Spanyol akhirnya meletus juga di
tahun 1580an, Elizabeth peroleh dukungan kuat rakyat Inggris.
Elizabeth secara bertahap membangun
Angkatan Laut Inggris hingga memiliki armada yang kuat. Keadaan ini membuat
Raja Philip II dari Spanyol mengimbangi kekuatan Inggris dengan membangun
kekuatan militer. Spanyol memiliki kekuatan hampir seimbang dengan Inggris.
Perlombaan kekuatan militer ini akhirnya pecah menjadi perang terbuka.
Pertarungan pun pecah tahun 1588, dan pertempuran laut yang seru itu berakhir
dengan kekalahan mutlak pihak Inggris. Inggris kemudian memantapkan posisinya
sebagai Negara dengan armada laut paling kuat di dunia yang tetap dipegangnya
hingga abad ke 20 ini.
Di bidang ekonomi, Elizabeth sangat
cermat mengatur keuangan negara. Konflik dengan Spanyol menelan biaya mahal
sehingga di akhir pemerintahannya keuangan Negara mengalami kesulitan. Namun
keadaan ini dapat diatasinya dengan cepat. Pemerintahan Elizabeth selama 45
tahun di anggap "Jaman keemasan Inggris." Beberapa penulis termasyhur
Inggris, termasuk William Shakespeare, hidup di jaman itu.
Elizabeth punya andil besar dalam perkembangan social budaya di Inggris.
Kesusasteraan, music, seni lukis dan seni pertunjukkan berkembang pesat selama
pemerintahannya.
Di masa pemerintahan Elizabeth I,
Inggris juga tumbuh menjadi imperium dunia. Berbagai penjelajahan dunia
dilakukan untuk memperluas ruang hidup (Lebensraum). Martin Frobisher dan John
Davis menjelajahi samudera arah barat laut menuju Timur Jauh. Sir Francis Drake
Menjelajahi Samudera Atlantik (dari tahun 1577 hingga 1580) dan mencapai California.
Juga Sir Walter Raleigh mendirikan pemukiman di Amerika Utara.
Elizabeth adalah seorang politikus yang
cakap, tegas, punya pandangan luas. Dia juga bersikap sangat hati-hati
dankonservatif. Dia tidak suka perang dan pertumpahan darah meskipun jika
diperlukan dia bisa melakukannya. Dalam Pemerintahan, dia sangat kooperatif
dengan parlemen. Elizabeth punya kemampuan memilih pembantu-pembantu yang
profesional. Salah satu pembantu setianya adalah Williarn Cecil (Lord
Burghley), yang menjadi penasihat utamanya sejak tahun 1558 hingga beliau
meninggal tahun 1598.
Hal yang disayangkan dari seorang ratu
Elizabeth adalah tidak memiliki keturunan karena memang ia tidak pernah
menikah. Hal ini menjadi masalah besar bagi regenerasi kepemimpinan di Inggris
setelah beliau wafat. Namun di akhir hayatnya dia menunjuk Raja James II dari
Skotlandia (putera Mary dari Skotlandia) menjadi penggantinya. Meskipun James
dan puteranya Charles I dianggap pemimpin otoriter buat rakyat Inggris.
Keberhasilan Elizabeth dapat disimpulkan
sebagai berikut:
- Elizabeth I
memimpin Inggris tanpa pertumpahan darah yang berarti. (Berbeda dengan
Jerman di mana tiga puluh tahun perang (1618-1648) membunuh lebih dari dua
puluh lima persen penduduk, sungguh menyolok). Elizabeth I mampu meredakan
pertentangan antara Katolik Inggris dan Protestan Inggris, dia berhasil
pula menjaga persatuan bangsa.
- Empat puluh lima
tahun pemerintahannya di anggap jaman keemasan Inggris. Inggris tampil
menjadi bangsa besar di dunia.
- Di masa
pemerintahannya Inggris muncul sebagai kekuatan dunia di bidang militer
yang bisa dipertahankan pada abad berikutnya.
Biografi Julius Caesar

Julius Caesar adalah seorang tokoh dunia, jenderal perang
sekaligus politikus Romawi yang berperan dalam transformasi Romawi menjadi
kekaisaran. Ia dianggap sebagai pemimpin Romawi terbesar sepanjang sejarah.
Penaklukannya ke Gallia memperluas kekuasaan Romawi hingga Samudera Atlantik.
Caesar memenangkan perang sipil di Republik Romawi dan memulai reformasi di
Masyarakat dan pemerintah Romawi. Dia memproklamasikan sebagai pemimpin seumur
hidup dan menjadi diktaktor dengan pemerintahan terpusat. Di abad kedua sebelum
Masehi, Romawi sudah menjadi kekaisaran yang besar. Namun Senat Romawi,
terbukti tak mampu mengatur negara dengan baik. Korupsi merajalela dan seluruh
daerah di wilayah Laut Tengah menderita akibat ketidakbecusan pemerintah. Sejak
tahun 133 SM, sudah terjadi kekacauan politik cukup lama. Politisi dan para
jendral saling berebut kekuasaan. Dalam kondisi tersebut Julius Caesar tampil
sebagai diktaktor yang menghapus system republik yang dianggapnya tak membawa
manfaat.
Menjelang akhir kehidupan Marius 'di 86 SM, perselisihan politik mencapai titik
puncaknya. Beberapa perselisihan dari faksi Marius terhadap Lucius Cornelius
Sulla menyebabkan perang saudara dan akhirnya memunculkan kediktatoran Sulla.
Caesar berada di pihak Marius karena hubungan keluarga. Bukan saja karena ia
keponakan Marius, dia juga menikah dengan Cornelia Cinnilla, putri bungsu
Lucius Cornelius.
Keadaan menjadi lebih buruk pada tahun 85 SM, Ketika ayahnya sakit dan akhirnya
meninggal. Marius dan ayah Caesar meninggalkan harta dan kekayaan melimpah bagi
Caesar. Sulla kemudian muncul sebagai pemenang dalam perang saudara. Namun
Sulla mengampuni Caesar dan keluarganya diperbolehkan tinggal di Roma.
Pada 80 SM, Caesar mendapat tugas militer dalam penaklukan Miletus. ia
memainkan peran penting dalam pengepungan Miletus. Selama pertempuran, Caesar
menunjukkan keberanian luar biasa. Ia kemudian dianugerahi civica korona,
sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada seorang yang bukan pimpinan
militer. Penghargaan diberikan di depan umum, bahkan di hadapan Senat Roma.
Semua dipaksa untuk berdiri dan bertepuk tangan menyambut kehadirannya.
Julius Caesar sudah menceburkan diri ke dunia politik sejak usia musa. Berbagai
kedudukan penting pernah dipegangnya, karier politiknya begitu cemerlang, Pada
tahun 58 SM ketika usianya menginjak 42 tahun ia ditunjuk sebagai gubernur yang
menguasai tiga propinsi Cisalpine Gaul (bagian utara Itali); Illyricum (daerah
pantai Yugoslavia kini); dan Narbanese Gaul (pantai Perancis sekarang). Dia
memiliki angkatan perang dengan kekuatan 20.000 tentara yang digunakan untuk
menaklukan wilayah Prancis dan Belgia, swiss, Jerman, dan Belanda. Dengan
kecerdasan dan keahlian militernya, ia mampu mengalahkan orang-orang Gallik dan
memperluas kekuasaan Romawi hingga lembah Sungai Rhine (Jerman). Penaklukan
Gaul oleh Caesar memperluas wilayah Roma di Laut Utara, Dan pada 55 SM ia melakukan
invansi yang pertama ke Inggris.
Penaklukan Gaul membuat Caesar tampil sebagai pahlawan bagi Roma. Dan di mata
lawan-lawan politiknya malahan terlampau populer dan terlampau kuat. Mengingat
kuatnya posisi Caesar maka komando militernya kemudian di akhiri. Dia
diperintahkan oleh Senat Romawi kembali ke Roma dan menjadi warga biasa.
Perintah ini di anggap Caesar sebagai upaya senat dan lawan politiknya
memperlemah posisinnya. Akhirnya Caesar memutuskan mengadakan perlawanan
terhadap senat hingga pecahlah perang saudara yang berlangsung selama 4 tahun.
Perang ini kemudian dimenangkan Caesar.
Julius Caesar kemudian kembali ke Roma bulan Oktober tahun 45 SM dan
memproklamasikan diri menjadi diktator seumur hidup. Meskipun dia sudah jadi
diktator militer, musuh dalam selimut senantiasa mengintai dan tetap berupaya
menggulingkan Caesar dengan segala cara. Caesar meninggal dunia pada 15 Maret
44 SM akibat ditusuk hingga mati oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa senator
Romawi. Aksi pembunuhan terhadapnya pada Tanggal 15 Maret 44 SM, menjadi pemicu
perang saudara kedua yang menjadi akhir Republik Romawi dan awal Kekaisaran
Romawi di bawah kekuasaan cucu lelaki dan putra angkatnya, Kaisar
Augustus.
Di Akhir hidupnya,
Caesar melakukan program pembaharuan. Diantaranya:
- Menempatkan
pensiunan tentara serta masyarakat miskin dalam suatu masyarakat baru di
seluruh kekaisaran.
- Memperluas
kewarganegaraan Romawi dengan memberi kesempatan semua golongan
memasukinya.
- Meletakkan dasar
administrasi pemerintahan.
- Melakukan
pembangunan fisik dan perbaikan perangkat hukum Romawi. Menyusun sistem
konstitusi untuk pemerintah Romawi namun tidak berhasil.
Biografi Kaisar Akihito
Akihito adalah kaisar Jepang
ke-125, memegang tahta kekaisaran Jepang sejak tahun 1989
menggantikan ayahnya kaisar Hirohito. Beliau lahir 23 Desember 1933 dari
pasangan kaisar Hirohito dengan Maharani Kojun. Pendidikan awalnya dimulai di
peers school tahun 1947.Ketika kota Tokyo dibom oleh pihak Amerika pada Maret
1945, ia dan saudara mudanya, Pangeran Masahito (sekarang Pangeran Hitachi),
dipindahkan dari Tokyo.
Kaisar Akihito sempat
mengenyam pendidikan di Inggris terutama mempelajari bahasa Inggris setelah
perang dunia II. dengan Elizabeth Gray Vining. Pendidikan tinggi dialami di
jurusan politik Universitas Gakushuin Tokyo namun tidak sempat menerima
ijazah.Perlantikan resmi sebagai Pangeran dilaksanakan pada tanggal 10 November
1951. Pada 10 April 1959, ia menikah dengan Michiko Shoda putri Shoda
Hidesaburo, presiden komisaris Industri Tepung Nisshin. Perkawinan tersebut
menerobos tradisi kekaisaran karena Michiko Shoda bukan seorang keturunan
bangsawan. Setelah menikah, Pangeran Akihito dan Putri Michiko mengadakan
kunjungan resmi ke 37 negara. Pangeran Akihito naik takhta setelah Kaisar
Hirohito wafat pada 7 Januari 1989 dan secara resmi menjadi kaisar Jepang yang
ke 125 pada 12 November 1990. Setelah resmi menjadi kaisar, beliau berusaha
mendekatkan keluarga Kaisar dengan masyarakat Jepang. Kaisar Akihito dan Ratu
Michiko dikaruniai tiga putra: Pangeran Naruhito (lahir 23 Februari 1960),
Pangeran Akishino (Fumihito, lahir 11 November 1965) dan Putri Sayako Nori.
Biografi Jenghis khan
Jenghis Khan secara luas dianggap
sebagai salah satu pemimpin militer paling brilian dalam sejarah dunia yang
juga terkenal dengan sifat non kompromistis terhadap perlawanan pasukan musuh.
Di Mongolia modern, ia dianggap sebagai pahlawan nasional yang tercatat dalam
sejarah menyatukan suku-suku Mongol dengan memberi mereka identitas bersama.
Jenghis Khan dilahirkan dengan nama Temujin
sekitar tahun 1162 dan 1167, putra sulung Yesugei, ketua suku Kiyan. Temujin
lahir di daerah pegunungan Burhan Haldun, dekat dengan sungai Onon dan Herlen.
Ibunya berasal dari suku Olkhunut. Kehidupan mereka berpindah-pindah seperti
kebanyakan penduduk asia Tengah saat itu (nomaden). Ketika berumur 9 tahun,
Temujin di jodohkan kepada Borte dari suku Onggirat. Ayah Temujin meninggal
karena diracuni suku Tartar tepat pada saat ia pulang setelah mengantar Temujin
ke suku Onggirat.
Temujin pun dipanggil pulang untuk menemui
ayahnya. Yesugei berpesan untuk membalaskan dendam dan menghancurkan suku
Tartar. Kehidupan Temujin makin sulit setelah hak kekuasaannya sebagai penerus
kepala suku direbut orang lain karena dianggap belum cukup umur. Temujin dan
keluarganya diusir dari sukunya karena ia ditakuti akan merebut kembali hak
kekuasaannya atas suku Borjigin. Hidup Temujin dan keluarganya sangat menderita.
Dengan perbekalan makanan yang sangat terbatas, Ia dan adik-adiknya hidup
dengan cara berburu. Pada saat ia menginjak remaja, kepala suku Borjigin
mengirimkan pasukan untuk membunuh Temujin. Temujin berhasil tertangkap dan
ditawan oleh musuhnya, namun ia berhasil kabur dari tahanan dan dengan
pertolongan dari orang-orang yang masih setia kepada Yesugei. Pada saat
menginjak dewasa, Temujin berjuang dan mengumpulkan kekuatannya sendiri.
Bersama-sama dengan saudara angkatnya, Temujin
berhasil merebut kembali hak kekuasaannya atas sukunya dan juga perserikatan
Mongolia yang didirikan ayahnya dahulu. Lama kelamaan kekuasaan Temujin menjadi
semakin besar. Pada abad ke-12 Temujin (Jenghis khan) mempersatukan suku-suku
Mongol dan mendirikan Kekaisaran Mongol sebagai salah satu kekaisaran terbesar
dalam Sejarah kerajaan-kerajaan di dunia. Jenghis khan cerdik dalam penggunaan
intelijen, daya tahan tentaranya sangat tinggi di dukung taktik jitu, dengan
cepat ia menaklukkan wilaya-wilayah di Asia Tengah. Setelah mempersatukan suku
Mongol, dia menaklukkan wilayah Naiman, Merkit, Tatar, dan Kerait dan bahkan
Cina utara dan Kekaisaran Khwarezmid di Asia Tengah. Gaya penaklukannya
menyebabkan kekhawatiran beberapa wilayah yang akan menjadi sasaran berikutnya
karena ia tak segan membantai seluruh penduduk kota higga menyebabkan jutaan
orang tewas dalam jangka panjang, menghasilkan depopulasi skala besar di daerah
yang ia taklukkan.
Kekaisaran Mongolia di bawah Jenghis Khan sangat
toleran terhadap daerah-daerah pemenaklukkan, asalkan mereka tidak melakukan
pemberontakan. Jeng His Khan memberikan ruang kepada masyarakat di daerajh
jajahannya beribadah menurut agama mereka sendiri. Dia menerapkan meritokrasi
di antara bangsa Mongol. Kekaisaran Mongolia juga tidak menutup jalur
perdagangan luar negeri sepanjang Jalur Sutera, meskipun penaklukan Mongol ini
menyebabkan jatuhnya kota-kota perdagangan kuno dari Asia.
Bangsa Mongol di bawah Jenghis Khan menguasai
sebagian besar Eurasia, termasuk Asia Tengah, Asia Utara, Asia Timur, Asia
Tenggara, Timur Tengah, Eropa Timur dan Eropa Tengah. Kekuasaannya membentang
dari Vietnam hingga Polandia dan Hongaria. Penerus Jenghis Khan terus
memperluas Kekaisaran Mongol ia ia dirikan. Keturunan Jenghis Khan (Kubilai Khan), memerintah
Mongol hingga abad ke-17.
Jenghis khan meninggal dalam perjalanan invansi
ke kerajaan Abbasiyah. Kondisi fisiknya saat itu sudah renta. Ia terjatuh dari
kuda sehingga nyawanya tidak tertolong. Kematiannya kemudian dirahasiakan oleh
panglima-panglima setianya sampai musuh berhasil ditaklukan. Makam Jenghis Khan
juga dirahasiakan agar tidak dirusak oleh orang lain. Kekuasaan Mongol
diwariskan kepada putra ketiganya, Ogodai Khan.
Kekaisaran
Mongolia mencapai puncak kejayaan semasa Ogodai Khan dan Kubulai khan. Yang
membentang dari Asia Tenggara ke Eropa, meliputi 35 juta kilometer persegi
(13,8 juta mil persegi), Menurut beberapa sumber, kekaisaran Mongolia mencakup
hampir 50% dari populasi dunia, termasuk negara yang paling maju dan terpadat
waktu itu.